Bantaeng, 9 April 2026 – Implementasi inovasi Peduli Kampung ASI (PEDULI KASI) terus diperkuat melalui berbagai kegiatan nyata di tingkat masyarakat. Salah satunya terlihat di Posyandu Kijang, Dusun Batu sodong, Desa Bonto Tallasa, di mana dilakukan pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal bagi ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronik (KEK).
Dalam kegiatan tersebut, Kasmawati, seorang ibu hamil, menerima PMT berupa puding labu kuning dan telur puyuh. Menu ini dipilih karena kaya akan nutrisi yang dibutuhkan selama kehamilan, seperti protein, vitamin, dan energi, sehingga dapat membantu meningkatkan status gizi ibu hamil secara bertahap.
Pemberian PMT ini merupakan bagian dari strategi PEDULI KASI dalam mengoptimalkan pemanfaatan pangan lokal sebagai solusi gizi yang mudah dijangkau dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga disertai dengan edukasi kepada ibu hamil mengenai pentingnya asupan gizi seimbang selama masa kehamilan, khususnya dalam mendukung kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin.
Melalui peran aktif tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan Kelompok Peduli ASI, pendampingan dilakukan secara berkelanjutan, termasuk pemantauan kondisi ibu hamil serta kunjungan rumah. Pendekatan ini memastikan bahwa intervensi tidak hanya bersifat sesaat, tetapi memberikan dampak jangka panjang.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting sejak dini, dengan memastikan ibu hamil mendapatkan asupan nutrisi yang cukup selama periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Pemanfaatan bahan pangan lokal seperti labu kuning tidak hanya bernilai gizi tinggi, tetapi juga mudah diperoleh oleh masyarakat setempat.
Melalui kegiatan ini, PEDULI KASI kembali menunjukkan bahwa inovasi berbasis komunitas mampu menghadirkan solusi nyata dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Diharapkan, langkah ini dapat terus diperluas dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam mengatasi permasalahan gizi secara mandiri dan berkelanjutan.