PEDULI KAMPUNG ASI, Inovasi dari Bantaeng untuk Cegah Stunting

✍️ Admin 📅 01 Apr 2026 14:56 👁 5 kali dilihat

Bantaeng – Upaya pencegahan stunting terus dilakukan melalui berbagai inovasi berbasis masyarakat. Salah satu inovasi yang berhasil memberikan dampak nyata adalah Peduli Kampung ASI (PEDULI KASI) yang dikembangkan oleh Puskesmas Loka, Kabupaten Bantaeng. Program ini hadir sebagai solusi atas masih rendahnya praktik ASI eksklusif yang menjadi salah satu faktor utama penyebab stunting. Melalui pendekatan berbasis komunitas, Peduli Kampung ASI memberikan edukasi, pendampingan, serta dukungan sosial bagi ibu hamil dan ibu menyusui. Inovasi ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari tenaga kesehatan, kader posyandu, PKK, hingga pemerintah desa. Kolaborasi ini diwujudkan melalui pembentukan Kelompok Peduli ASI yang aktif melakukan kunjungan rumah, konseling, serta pendampingan ibu sejak masa kehamilan hingga menyusui. Salah satu keunikan program ini adalah penggunaan Bendera Saskia sebagai penanda rumah ibu hamil dan menyusui. Penanda ini memudahkan tenaga kesehatan dan kader dalam melakukan pemantauan dan pendampingan secara lebih terarah. Selain itu, Peduli Kampung ASI juga memanfaatkan potensi lokal melalui budidaya daun katuk yang dikenal dapat membantu meningkatkan produksi ASI. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat. Hasilnya, inovasi ini berhasil meningkatkan cakupan ASI eksklusif hingga mencapai 90,58% pada tahun 2024 dan berkontribusi terhadap penurunan angka stunting menjadi 19,7%. Selain itu, sebanyak 17 Kelompok Peduli ASI telah terbentuk dan aktif di masyarakat. Meski menghadapi berbagai tantangan seperti kebiasaan penggunaan susu formula dan faktor budaya, program ini tetap berjalan melalui pendekatan edukasi yang adaptif dan berbasis masyarakat. Ke depan, Peduli Kampung ASI diharapkan dapat terus berkembang dan direplikasi di wilayah lain sebagai model inovasi kesehatan masyarakat yang sederhana, efektif, dan berkelanjutan.

← Kembali ke Berita